Berhasil Gagalkan Penyeludupan Migas, Pertamina Apresiasi Korpolairud Baharkam Polri

0
114

PRIMENEWS-Jawa Timur : PT Pertamina memberikan apresiasi kepada jajaran Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri karena berhasil menggagalkan sejumlah penyelundupan migas di bawah Satgas Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Untuk itu, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati memberikan piagam penghargaan kepada Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs Lotharia Latif, saat menghadiri Rakernis Baharkam Polri TA 2020 di Pusdik Sabhara Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (10/3/2020).

Nicke Widyawati mengatakan, secara umum Pertamina mengapresiasi langkah Baharkam Polri yang bergerak cepat mengungkap semua titik kebocoran yang ada di Pertamina.

Sebelumnya, Baharkam Polri telah membentuk satgas khusus dan bekerja sama dengan Pertamina untuk mengungkap kebocoran pendapatan negara dari sektor migas.

Sinergitas Baharkam Polri dan Pertamina dibuktikan dengan silaruhami Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, kepada Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, akhir Januari lalu.

Ahok menyampaikan kepada Kabaharkam Polri bahwa Pertamina membutuhkan bantuan pengamanan dari Baharkam Polri, baik itu pengamanan melekat di kapal-kapal Pertamina maupun pengamanan melekat di desa-desa.

Pengamanan di desa-desa tersebut terkait dengan program 1 Desa 1 SPBU dari Pertamina, yang sebelumnya juga sudah dibahas oleh kedua belah pihak.

Lebih jauh, Ahok menjelaskan, mobilisasi operasional Pertamina cukup tinggi di wilayah laut Indonesia, khususnya terkait distribusi BBM dan pipa bawah laut. Namun kerugian negara yang ditimbulkan akibat kebocoran distribusi BBM sangat tinggi.

“Untuk itu perlu sinergitas dengan Kepolisian terkait keamanan operasional Pertamina di wilayah laut,” katanya.

Menanggapi hal itu, Kabaharkam Polri menegaskan, Polri berkomitmen menjaga keamanan dalam negeri dan mendukung penuh setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus bersinergi mengamankan laut kita, mengamankan obyek vital nasional dan obyek tertentu, baik di darat maupun di laut, agar operasionalnya dapat berjalan maksimal dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Baru-baru ini, Satgas Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengamankan dua truk tangki pengangkut 55 ton minyak mentah.

“Dua truk tangki dengan muatan minyak ilegal sebanyak 32.000 liter dan 23.000 liter. Minyak itu milik Pertamina yang dicuri,” kata Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Lotharia Latif, Sabtu (7/3/2020).

Penangkapan kedua truk tersebut dilakukan di Pelabuhan PT BBJ Cilegon, Banten, Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara minyak mentah hasil curian berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.

“Hasil pemeriksaan didapat keterangan bahwa minyak ilegal tersebut berasal dari Palembang, kemudian ditampung di Lampung, ditampung di tangki darat,” jelas Irjen Pol Lotharia Latif.

Kemudian, lanjut Kakorpolairud Baharkam Polri, minyak itu diangkut dari Lampung ke Tangerang melalui jalur laut.

“Dibawa ke Kawasan Industri Tangerang, Banten, untuk diolah menjadi BBM siap jual,” terang Irjen Pol Lotharia Latif.

“Sementara ini kami amankan dua tersangka atas nama SK dan AM. Mereka perannya sopir. Tapi kami akan mengembangkan penyidikan untuk menangkap siapa yang mencuri, mengirim minyak tersebut, siapa yang menampung di Tangerang,” tegas Irjen Pol Lotharia Latif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here