PRIMENEWS | Medan ; Pagi ini, di tengah ramainya arus lalu lintas kota Medan kita bisa menyaksikan bagaimana pengguna kendaraan dalam mengemudikan kendaraannya. Baik itu roda dua, roda tiga dan roda empat.
Tingkat kepatuhan warga kota Medan dalam berkendara sesuai dengan pandangan dan amatan beberapa hari di jalanan kota Medan, masih jauh dari harapan. Masyarakat cenderung menganggap lampu jalan (traffic light) hanya sebagai hiasan saja.
Hal itu dibuktikan dengan tak patuhnya warga masyarakat kita yang menganggap lampu merah, kuning dan hijau hanya hiasan di persimpangan jalan. Miris rasanya ketika kita berada di lampu merah dan di belakang kita ada angkutan umum atau angkot yang membunyikan klakson agar kita minggir. Padahal kondisi sedang lampu merah. Daripada ‘bising’ dengan suara klakson, kita mengalah dan minggir, angkot tadi dengan santai menerobos lampu merah, yang katanya mengejar setoran dan penumpang.
Brakk!! Tiba-tiba sebuah kendaraan roda dua ditabrak hebat oleh mobil di persimpangan Jalan Sudirman-Jalan Slamet Riyadi. Tidak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah, tapi dari pemandangan di lokasi kejadian sepeda motor mencoba menerobos lampu merah sementara mobil dari Jalan Imam Bonjol melaku kencang. Tabrakan tak bisa dihindari, pengendara roda dua terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Pemandangan yang sama terjadi dalam hari yang sama di Jalan S Parman Medan, sebuah mobil box menyenggol sepeda motor. Pengendara sepeda motor terpental dan mobil box yang menabrak melarikan diri. Ada beberapa opsi dari kejadian ini, apakah pengendara mobil box sedang mengantuk, sedang main HP atau sedang dalam kondisi blank. Karena, kondisi jalan sangat lengang dan sepi.
Tertib berlalulintas itu dimulai dari diri kita masing-masing. Terkadang, kita tertib lalulintas tetap ada saja yang memengaruhi kita untuk menerobos lampu merah, berhenti diluar marka jalan dan berkendara tidak menggunakan pelindung kepala (helm).
Kita tertib berlalulintas ada saja tantangan yang kita hadapi di jalanan. Pengendara yang ugal-ugalan, pengendara dengan suara knalpot blong dan pengendara yang suka membunyikan klakson. Berlalulintas itu hanya ada 2 risikonya, menabrak dan ditabrak.
Mudah-mudahan kita tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara. Jangan mudah terpancing untuk nge-gas kendaraan dan ikut-ikutan melanggar rambu lalulintas.
