
PRIMENEWS | MEDAN-Danau Siombak Marelan menjadi salah satu objek wisata menarik di Medan yang mempunyai keindahan alam memesona dan cocok dikunjungi bersama keluarga atau kerabat sekadar untuk refreshing dan menghindari kebisingan kota.
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di kawasab wisata ini, mulai dari memancing, menikmati pemandangan danau, menginap, hingga hunting foto. Tak hanya itu, di Danau Siombak Marelan tersedia fasilitas bermain bagi anak-anak seperti mandi bola dan kolam mini.
Danau Siobak yang terletak di Paya Pasir, Medan Marelan yang kini telah rampung di revitalisasi. Dimana, revitalisasi pembangunan tanggul penanganan atas banjir Rob Belawan kini memasuki masa pemeliharaan. Penanganan revitalisasi Danau Siombak merupakan tahap awal sepanjang 1.350 meter.
Menurut salah seorang warga masyarakat yang juga sebagai pengawas lingkungan sekitar Danau Siombak, Afiz saat ditemui dilokasi, Selasa,(18/03/2025) menuturkan, bahwa masyarakat Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan merasa senang dan bahagia dengan dibangunnya tanggul penahan banjir di sekitaran Danau Siombak oleh Kemeterian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan.
”Revitalisasi Danau Siombak yang dilakukan oleh Kemeterian PU melalui BBWS II Sumatera Medan ini membuat masyarakat senang dan gembira,” paparnya.
Masih menurut Afiz, revitalisasi Danau Siombak saat ini dalam masa pemeliharaan sampai dengan Desember 2025, dengan pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut).
“Saat ini revitalisasi Danau Siombak masuk dalam masa pemeliharaan hingga bulan Desember 2025 mendatang, Kami sangat berterimakasih atas pendampingan pengawasan pekerjaan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dan kepada seluruh masyarakat di harapkan untuk ikut ambil bagian dalam merawat dan menjaga hasil pembangunan serta revitalisasi Danau Siombak,” tandasnya.
Terkait dengan kendala yang dihadapi selama pengerjaan, Afiz menjelaskan bahwa tidak ada kendala yang serius secara pengerjaan, hanya saja terbentur pada pembebasan lahan yang saat ini sedang berjalan.
Dan ini, tambahnya merupakan kewenangan dari Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Permukiman Kota Medan.
“Harapan kita ke depan, dengan adanya sinergi dan kolaborasi semua elemen mendukung revitalisasi Danau Siombak akan menjadikan kawasan ini sebagai salah satu spot baru atau tujuan wisata alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk menghindari kebisingan kota atau sekadar menikmati keindahan danau di pinggiran kota Medan,” tegasnya.