Juli 14, 2024

PRIMENEWS | MEDAN-Pertarungan yang digelar di MMA Fight Night 66 menghadirkan tontonan seru dan mendebarkan. Dalam duel kelas atom yang berlangsung, Sabtu (11 Maret 2023) lalu di ANTV, Freddy Lai Billy (salah seorang alumni sekolah satuan pendidikan kerjasama-SPK PrimeOne School Medan) bertarung melawan Antoni Tambunan.

Pertandingan ini berlangsung sangat singkat dengan hasil yang tidak terduga. Duel antara Antoni Tambunan kontra Freddy Lai Billy yang digelar di GOR Sritex Arena Solo menyatakan kemenangan mutlak bagi Freddy Lai Billy.

Freddy Lai Billy adalah alumni PrimeOne School tahun 2018 dan saat ini melanjutkan pendidikannya di UPH Medan jurusan Business Management.

Putra pasangan Teddy Wijaya dan Siti Musliah ini selama sekolah di POS Medan memiliki prestasi di bidang olahraga basketball 3×3 & Sempoa.

Minatnya di dunia olahraga membuatnya tertantang untuk ikut One Pride MMA (Mixed Martial Arts). Dalam perbincangan khusus dengan Freddy, awal mula tertarik ikut kompetisi MMA ini karena merasa bosan saja jika tidak ada latihan atau olahraga sekali pun.

“Jadi, saya ingin mencari sesuatu yang lebih menantang sampai akhirnya ikut kompetisi ini. Pengalaman ikut olahraga ini sudah 4 x bertanding dengan record 2 menang dan 2 kalah,” katanya.

Freddy sendiri memiliki kemampuan dalam bela diri kungfu dan olahraga muay thai yang menjadi modalnya ikut MMA.

“It’s my First Match, dan perasaan saya sangat bahagia bisa memiliki kepercayaan diri untuk ikut dalam pertarungan,” tandasnya.

Freddy Lai menceritakan bahwa persiapannya dalam menghadapi pertarungan adalah selalu latihan dan mengulang kembali apa yang sudah diajarkan pelatih. Karena, untuk bertarung , Freddy sendiri memiliki taktik striking and ground untuk mematahkan permainan lawan.

Saat ditanya apakah punya kiat khusus dalam menghadapi sebuah pertarungan atau pertandingan, Freddy Lay menyampaikan hanya perlu latihan rutin dan dare to take a risk.

“Saya berharap suatu hari nanti saya bisa menjadi Champion dan ready for the next level. Yang pasti, kita harus berani terima risiko ketika menghadapi sebuah pertandingan. Itu menjadi salah satu hal yang paling penting ditanamkan dalam diri kita,” tandasnya.

Dalam perbincangan dengan Freddy Lai, ia berpesan jika memang ada sesuatu yang ingin dicapai, jangan ditunda, gagal bukan berarti suatu alasan yang membuat kita tidak ingin mencoba lagi dan melanjutkan apa yang menjadi cita-cita kita.

Terkait kesan dan pesan terhadap PrimeOne School, Freddy Lai menyampaikan terimakasih kepada PrimeOnes school yang selalu sabar untuk mendidiknya dan menjadikannya seperti sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *