Ketua DPW Garpu Lampung H. Maulana Rosyid Efendi : Produk UMKM Andal Dapat Modal Tanpa Agunan

0
88

JAKARTA – Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay dalam akun TikTok Bincang Tipis-Tipis, Selasa (7/3/2023)  mengundang narasumber Ketua DPW Garpu Lampung H. Maulana Rosyid Efendi. Garpu atau Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM sebagai organisasi sayap Partai NasDem ini bergerak dengan menyentuh hati masyarakat, dan kita sering memberikan tali asih, yaitu bantuan berupa sembako. Misalnya pas acara di hari Ramadan kita memberikan santunan juga kepada UMKM yang terdampak Covid-19, artinya masyarakat itu antusias menerima Garpu, karena sudah berbuah dan merasakan buahnya di Provinsi Lampung ini.

“Kita juga menghadiri rumah yang terkena musibah, seperti ketimpa pohon, kita sumbang dan santuni pemilik rumah tersebut dan merasa kehadiran Garpu sangat berarti bagi mereka. Jadi, kami memperkenalkan Garpu ini ke setiap Kecamatan, bahkan ranting seluruh Provinsi Lampung agar mereka mengenal Garpu dan dicintai masyarakat,” katanya.

Garpu Lampung sendiri, kata Maulana Rosyid Efendi sudah bekerjasama dengan PT Pegadaian dalam memberikan pembiayaan kepada UKM yang membutuhkan dengan klaster masing-masing, ada yang pemula. Pemula ini kalau bagus usahanya, dan 10 tahun pembayarannya tidak macet dan tidak masuk dalam daftar blacklist, maka UMKM tersebut akan diberikan bantuan lagi tanpa agunan.

Misalnya, ada pelaku UMKM yang punya usaha sendiri, rumah sendiri, dan usaha itu sudah berjalan 10 tahun. Pokoknya, administrasi kependudukannya jelas dan domisili pelaku UMKM dan usahanya jelas.

“Kemudian, PT Pegadaian juga memberikan dukungan dan bantuan dana kepada UMKM yang memiliki produk handal, mulai dari ijinnya, packagingnya bagus, BOP-nya bagus, itu diberikan dan tidak ada limit, bahkan sampai Rp 1 Miliar atau bahkan sampai Rp 3 Miliar sesuai dengan laba atau keuntungan yang didapat, termasuk dengan agunan yang ada,” katanya.

Ada juga pelaku UMKM di Lampung yang ditunjuk menjadi agen PT Pegadaian untuk mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang ada di Pegadaian, ketika agen berhasil membawa nasabah baru, maka ia akan mendapatkan fee resmi dari Pegadaian.

Kemudian yang didampingi Garpu dalam pengembangan usahanya, maka Garpu akan mendampingi dalam pemasaran produknya, memberikan edukasi terkait kemasannya.

“Produk-produk UMKM yang kualitasnya bagus tapi sulit dipasarkan, maka Garpu akan turun tangan untuk membantu pelaku UMKM tersebut sampai produknya terjual,” paparnya.

Garpu juga memiliki catatan terkait UMKM binaan Garpu, lanjutnya. Dari data tersebut tim IT Garpu akan melakukan klasifikasi dan klaster terhadap UMKM mana yang bisa kualitas ekspor dan mana yang bisa masuk supermarket. Kemudian produk yang unggul bisa diekspor ke Singapura.

Program ke depan, Garpu Lampung bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan perbankan dalam memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk berkembang dan naik kelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here