PRIMENEWS | Sibolga : Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Sibolga bekerja sama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Sibolga menggelar kegiatan Pendidikan Dasar Bela Negara bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 28 Oktober hingga 30 Oktober 2026, di Pantai Cakung, Kompleks Oswald Siahaan (OWA), Lanal Sibolga, Jalan Sibolga–Barus.
Menurut Ketua STP Sibolga Dr. Jhoni Maslan Hutapea,SE,MM bahwa pembekalan pendidikan bela negara merupakan bagian dari upaya STP Sibolga dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter kuat, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat cinta Tanah Air.
“Pembekalan ini diikuti mahasiswa dari angkatan 2025 dan mahasiswa baru angkatan 2026,” paparnya.
Pelaksanaan Pendidikan Dasar Bela Negara dihadiri Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Hajjah Hasnah Nasution, Emerson Junior Sipahutar, S.Pi., M.P, Ketua Yayasan Hocklay Kornelius Sipahutar, S.Psi, Ketua Panitia Pendidikan Dasar Bela Negara yang juga Wakil Ketua 1 Wendi S Padang S Sos MAP, Wakil Ketua 2 Marthin V Silalahi SE MSc, Ka Prodi PSP Afriani SPi MSi, Pj Ka Prodi BDP Lenni Wahyuni Batubara SPi MSi, Ka LPM Irna Sinaga SPi MSi dari unsur dosen Jansul Pasaribu SAg MAg serta tenaga pendidik.
Turut hadir perwakilan Danlanal Sibolga, yakni Danden POM Kapten Laut (PM) Nurwandi, PGS Pasiter Kapten Laut (P) Dian dan Pasi Intel, serta para perwira dan kepala seksi di lingkungan Lanal Sibolga.

Ketua Yayasan Pendidikan Hajjah Hasnah Nasution, Hocklay Kornelius Sipahutar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danlanal Sibolga beserta seluruh personel dan pelatih yang telah mendukung pelaksanaan pendidikan dasar bela negara bagi mahasiswa baru STPS.
Menurutnya, pendidikan tersebut menjadi salah satu langkah penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kebersamaan, nasionalisme, dan kepemimpinan kepada mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
“STPS berkomitmen membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, berintegritas, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” katanya.
Kerja sama dengan Lanal Sibolga, lanjut Ketua Yayasan diharapkan dapat memberikan pengalaman pendidikan yang berbeda bagi mahasiswa baru, terutama dalam memahami arti kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Pendidikan dasar bela negara juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjalani kehidupan kampus secara lebih terarah, menghormati aturan, serta mengembangkan sikap positif dalam berinteraksi dengan sesama mahasiswa maupun masyarakat luas,” tandasnya.
Secara khusus, Hocklay Kornelius Sipahutar menyampaikan bahwa STPS menawarkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada sektor perikanan dan kelautan yang menjadi salah satu bidang strategis bagi daerah pesisir.
“Kami mengundang putra-putri terbaik dari daerah kita ini untuk melanjutkan pendidikan di STPS. Kami siap memberikan pendidikan berkualitas untuk mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ketua STP Sibolga Dr. Jhoni Maslan Hutapea menyampaikan harapannya agar mahasiswa baru yang mengikuti pendidikan dasar bela negara bisa menambah wawasan dan mengubah mind set atau pola pikir yang sebelumnya sebaga siswa, sekarang menjadi mahasiswa.
“Yang dulunya sebagai siswa, sekarang sebagai mahasiswa yang diharapkan menjadi agent of change atau agen pembaharuan. Itulah tujuan dari diadakannya pendidikan dasar bela negara ini,” tegasnya.
Lebih lanjut JM Hutapea menyampaikan pendidikan dasar bela negara menanamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap kesucian Pancasila sebagai ideologi negara, serta semangat rela berkorban.
“Pendidikan ini juga diharapkan dapat membentuk karakter dan mental, melatih kedisiplinan, ketangguhan fisik dan mental, solidaritas, serta jiwa kepemimpinan pada generasi muda,” tandasnya.
Yang paling utama adalah, lanjut JM Hutapea setiap mahasiswa memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila, serta Undang-Undang Dasar 1945 dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat maupun di lingkungan kampus.
Sinergi antara STPS dan Lanal Sibolga diharapkan terus terjalin dalam mendukung pembinaan generasi muda, sekaligus mempersiapkan calon-calon sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, khususnya dalam bidang perikanan dan kelautan.
