Natal Oikumene Sumut, Gubernur Ajak Umat Pelihara Kedamaian dan Persaudaraan

0
65

PRIMENEWS | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri perayaan Natal Oikumene Umat Kristiani Sumut tahun 2020 di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rumah Persembahan Jalan Djamin Ginting Medan, Selasa (29/12).

Gubernur mengatakan, keberagaman di Indonesia adalah kekayaan yang harus terus dijaga. “Saudara-sudara saya, ayo kita pelihara kedamaian dan persaudaraan kita,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi.

Setiap agama mengajarkan kedamaian dan bertujuan membawa kebaikan bagi manusia, katanya. Selain beribadah kepada Tuhan, menjaga hubungan dengan manusia juga penting.

“Jadi sudah pasti suatu ajaran agama adalah cinta damai. Itu pasti, makanya hari ini dirayakan dan saya hadir,” ujar Gubernur.

Selain itu, selaku Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengucapkan selamat Natal kepada umat Nasrani yang merayakan. Meski di masa pandemi Covid-19, Gubernur mengharapkan kebahagiaan perayaan Natal tidak berkurang. “Mari kita sambut kebahagiaan meski di masa pandemi ini,” ujarnya.

Ketua Natal Oikumene Edy Prajitno mengatakan perayaan Natal tahun ini dirayakan secara berbeda. Biasanya Natal Oikumene dihadiri ribuan orang. Namun pandemi Covid-19 mengharuskan perayaan disesuaikan dan dilakukan secara terbatas dan virtual.

“Perayaan ini diadakan secara terbatas, namun tidak menyurutkan suka cita. Ibadah ini bisa diikuti secara daring, dimana seluruh masyarakat yang ada di Sumut dan di luar Sumut, bahkan masyarakat kita yang ada di negara lain bisa mengakses dan mengikuti pertemuan ibadah kita sore ini,” kata Prajitno.

Dikatakan Prajitno, Natal ini diharapkan menjadi momentum untuk mendoakan Indonesia hingga dunia pulih dari pandemi Covid-19.

“Event ini akan menjadi momen kita untuk berdoa kepada saudara kita, supaya berkat Natal tidak hanya dirasakan oleh satu dua orang, tapi bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh umat,” kata Prajitno.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan bingkisan bantuan secara simbolis kepada anak-anak dari 5 panti asuhan. Yaitu Panti Asuhan Keluarga Bunga Bakung, Rumah Singgah Pemulihan Anak Indonesia, Panti Asuhan Raphia, Panti Asuhan Ecclesia dan Panti Asuhan Claresta.

Turut hadir tokoh masyarakat RE Nainggolan, Pendeta GBI R Bambang Jonan, Perwakilan Lembaga Gerejawi Benno Ola Tage dan para jemaat GBI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here