April 24, 2026
Poso Jalan Santai

PRIMENEWS | Poso : Suasana pagi di Kota Poso tampak berbeda pada Jumat (24/4/2026). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Poso Yos A Tarigan mengawali penghujung pekan dengan menggelar kegiatan jalan santai yang bertujuan menjaga kebugaran fisik sekaligus memperkuat kedekatan humanis dengan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini juga menjadi bentuk implementasi nyata dalam mendukung fleksibilitas kerja (Work From Anywhere / WFA), di mana koordinasi dan pemantauan wilayah tetap berjalan efektif meski dilakukan di luar lingkungan kantor formal.

Menyapa Masyarakat Tanpa Sekat

Memulai langkah dari Rumah Jabatan, Kajari Poso didampingi Kasi Intel dan Tim Media Intelijen Kejari Poso menyusuri rute-rute strategis, termasuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) Poso. Dalam balutan pakaian olahraga santai, Kajari tidak segan untuk berhenti dan menyapa warga yang sedang beraktivitas.

Tidak hanya berbincang dengan warga yang berolahraga, Kajari juga menunjukkan sisi empatinya dengan menghampiri para petugas lapangan pembersih kota. Di sela-sela obrolan, Kajari memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keasrian Kota Poso.

Dukungan Ekonomi Lokal dan UMKM

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif, rombongan juga menyempatkan diri singgah di lapak pedagang makanan dan toko kue lokal (UMKM). Sambil menikmati produk lokal, Kajari berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengar aspirasi mereka mengenai situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Jalan santai ini adalah sarana kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat dengan suasana yang lebih cair. Kami ingin membangun citra Kejaksaan yang tidak hanya tegas dalam hukum, tetapi juga humanis, sederhana, dan peduli terhadap kondisi sosial-ekonomi warga,” ungkap Kajari Poso di sela kegiatan.

Kejaksaan yang Humanis

Melalui kegiatan “Jumat Santai” ini, Kejaksaan Negeri Poso berhasil menciptakan momentum silaturahmi yang hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan turun langsung ke jalan, institusi Adhyaksa membuktikan bahwa pelayanan dan pengayoman masyarakat dapat dilakukan di mana saja, sejalan dengan semangat efisiensi kerja modern yang mendukung mobilitas tinggi tanpa mengurangi esensi pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *