Hasbi Anshory : Kita Harus Dorong UMKM Melek Digital Agar Masuk Pasar Global

0
45

PRIMENEWS | JAKARTA-Bincang Tipis-Tipis Erman Tale Daulay dalam chanel Youtube Tale Trias Info, kali ini menghadirkan narasumber Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem, Hasbi Anshory mengupas permasalahan tentang tantangan dan hambatan yang dihadapi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di negeri ini.

Dalam perbincangan itu, Hasbi Anshory mengawali perbincangan tentang keberadaan UMKM kita masih kesulitan dalam hal pendanaan, kemasan (packaging), networking dan kendala dalam pemasaran produk.

Sesuai dengan program Jokowi bahwa tahun 2024 tidak ada lagi daerah atau wilayah yang tidak terjangkau jaringan internet, tidak ada lagi daerah yang balnk spot (tidak ada sinyal). Nah, dengan program ini UMKM memiliki peluang yang sangat besar untuk memasuki pasar global.

“Permasalahan utama UMKM saat ini adalah packaging dan networking, kalau dalam hal ini UMKM tidak kita dukung bagaimana mungkin produk mereka bisa dipasarkan lebih luas dan dikenal secara global. Kita juga berterimakasih kepada Kominfo yang telah memberikan perhatian kepada daerah-daearah yang masih blnk spot agar bisa mengakses internet,” katanya.

Ketika kita menginginkan UMKM ini maju, maka kita harus bersama-sama secara lintas sektoral memberikan dukungan penuh agar UMKM bisa semakin berkembang. Perlu kita sadari, bahwa UMKM adalah salah satu sektor yang bisa bertahan di masa krisis.

“Harapan saya, dengan go digital maka produk UMKM ini bisa menyebar ke seluruh dunia. Upayanya adalah bagaimana kita mengedukasi UMKM untuk bisa melek digital, memiliki modal, memiliki inovasi dalam packaging dan kalau kita tidak siap maka kita akan menjadi pasar dunia,” katanya.

Hasbi Anshory berharap kalangan UMKM di Indonesia telah terdigitalisasi dan mahir berperan sebagai pelaku wirausaha digital (digipreneur).

Menurut politikus asal Jambi ini, peluang ekonomi digital di Indonesia sangat baik, pasalnya digital user atau pengguna ponsel di Indonesia saat ini mencapai 345,3 juta yang artinya satu orang menggunakan lebih dari 1 ponsel.

Karenanya, para pelaku UMKM di Indonesia dapat mengoptimalkan fungsi dan potensi media sosial sebagai media untuk mempromosikan produk-produknya.

“Kita berharap, UMKM di era digital ini bisa lebih maju lagi ke depan. Karena, sudah banyak start-up yang hadir dan siap mendukung UMKM dalam memasarkan produk unggulannya, sudah ada platform media sosial yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk mempromosikan produk UMKM,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here