Juni 20, 2024

PRIMENEWS | JAKARTA-Ikatan Keluarga Marsisarian (IKM) Halongonan yang beranggotakan sekitar 315 KK menggelar acara syuuran untuk mempererat tali silaturahmi sesama kerabat. Keluarga besar yang ada di IKM Halongonan ini mayoritas berasal dari dua kecamatan di Padanglawas Utara, yaitu Kecamatan Halongonan.dan Halongonan Timur.

Acara syukuran IKM Halongonan diadakan di Gedung Serbaguna GOR Sunter, Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/7/2023) bertepatan dengan 1 Muharram 1445 Hijriah.

Ketua IKM Halongonan, Parondingan Siregar didampingi Sekjen Imron Husaini Siregar dan Bendahara Iwan Idamin Harahap menyampaikan bahwa IKM mencerminkan namanya, Ikatan Keluarga Marsisarian yang berarti saling peduli, diharapkan perkumpulan ini memberi manfaat untuk anggota dan masyarakat.

“Hari-hari belakangan ini, rasa peduli terhadap sesama semakin berkurang, dengan adanya perhimpunan ini kita ingin membangun kembali rasa peduli terhadap sesama itu dibangkitkan kembali,” kata Parondingan Siregar.

Manortor

Adapun pengurus, anggota dan simpatisan yang hadir berasal dari wilayah Jakarta, Jawa Barat, Tangerang dan sekiarnya. IKM.Halongonan ini terdiri dari 44.Desa dari dua Kecamatan yang sudah pemekaran.

Parondingan selaku Ketua Umum senantiasi berupaya agar organisasi ini bermanfaat. Dan terbukti anggota yang mendaftarkan diri terus bertambah, tidak hanya dari Halongonan, tetapi juga dari daerah lain. Itu artinya IKM memiliki magnet atau punya daya tarik karena beri manfaat, baik pada anggota maupun masyarakat di kampung halaman. Apalagi kini di bona pasogit tengah dikembangkan koperasi sebagai sumber ekonomi bagi masyarakat. Dengan kata lain, koperasi yang menggerakkan perekonomian bisa menambah penghasilan warga desa-desa yang ada di Halongonan

Ketua Dewan Penasehat IKM Halonganan yang juga mantan Wakil Bupati Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Ismer Harahap, menekankan pentingnya rasa kebersamaan. Tumbuhnya kesadaran saling peduli atau “marsisarian” akan memudahkan pencapaian segala hal yang dicita perhimpunan. Apalagi IKM ini bukan organisasi “kaleng-kaleng”, maksudnya para pengurus dan anggotanya banyak yang kompeten di bidangnya. Ismer mengajak semua masyarakat untuk membuang iri dengki yang di Paluta disebut “gut gut”.

“Mari bangkit lewat pendidikan, pertanian dan infrastruktur , serta jangan salah dalam memilih pemimpin di kampung halaman,” ajak Ismer.

Sementara Ketua Umum Parsadaan Padanglawas Utara (ParPaluta), Hamsir Siregar menyampaikan rasa bangga atas kehadiran IKM Halongonan, lantaran aksi berhimpunnya mencerminkan namanya, yakni “Marsisarian” yang berarti saling peduli, saling berbagi dan mengusung semangat falsafah Paluta, marsipagodangan.
Dalam kesempatan itu, Hamsir Siregar mengingatkan kembali kekuatan parsadaan yang ada di tanah rantau adalah, “manjappal tu balian, mangalingei tu bagasan. Maksudnya, mencari nafkah dan berkarier di tanah rantau lantas berbagi ke bona pasogit atau kampung halaman.

Sementara Akhmad Gojali Harahap selaku Ketua Umum Parsadaan Luat Portibi juga menyampaikan sambutan dan apresiasi kegiatan IKM Halongonan. Pertama, selamat atas acara IKM Halongonan, semoga ke depan semakin sukses.
Kedua, di tengah tumbuhnya organisasi parsadaan, sudah saatnya dipikirkan even-even yang langsung dirasakan manfaatnya terhadap anggota parsadaan.

“Apakah itu ilmu pengetahuan, bisnis dan atau profesional lainnya. Ketiga, bagaimana semua parsadaan menggali fhilosofi “dalihan natolu” dan kemudian menginternalisasikannya dalam jiwa para pengurus dan anggota parsadaan sekaligus diinplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Acara syukuran, silaturahmi IKM Halongonan diisi dengan pagelaran budaya manortor para pengurus IKM Halongonan, Paluta, di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *