Kabupaten Deliserdang Kejar Target 70 Persen Vaksinasi Sampai Akhir Tahun 2021

0
97

PRIMENEWS | DELISERDANG – Dinas Kesehatan Deliserdang mengklaim bahwa Kabupaten Deliserdang sudah mencapai target 70 persen sesuai statemen Bupati Deliserdang pada saat peringatan Hari Kesehatan Sedunia beberapa waktu lalu yang dirangkai dengan peresmian/perubahan nama Rumah Sakit Umum Daerah Deliserdang menjadi Rumah Sakit Umum Drs H Amri Tambunan.

Saat itu Bupati Deliserdang menyampaikan bahwa Pemkab Deliserdang menargetkan vaksinasi mencapai 70 persen di akhir tahun 2021.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Deliserdang Drs. Citra Effendi Capah, MSP saat dihubungi lewat telepon, Senin (27/12/2021) menyampaikan bahwa hal ini telah terbukti atas hasil kerja keras para Camat, Kepala Desa, Lurah, Kepling dan Kepala Dusun bersinergi dengan TNI/Polri dan para tenaga kesehatan.

“Untuk mengejar target 70 persen tersebut Pemkab Deliserdang melakukan percepatan vaksinisasi dengan beberapa strategi,” kata Citra Capah yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Deliserdang.

Strategi Pertama, pelaksanaan vaksinisasi tidak ada istilah hari libur, seperti hari Sabtu dan Minggu. Bahkan, di hari-hari besar tetap melaksanakan vaksinasi di seluruh wilayah Deliserdang yang terdiri dari 22 Kecamatan dengan 34 Puskesmas.

Strategi Kedua, memperbanyak tenaga vaksinator dan operator dari petugas kesehatan termasuk para bidan desa guna mengimbangi serbuan warga masyarakat yang di kerahkan para Kades dan Lurah yang dibantu para Babinsa dan Babinkamtibmas.

Strategi Ketiga, tidak memandang waktu. Dimana, vaksinisasi dilakukan pagi siang sore bahkan sampai malam hari sehingga tidak ada lagi alasan warga yang menyatakan tidak memiliki waktu disebabkan pekerjaan atau aktivitas lainnya.

Strategi Keempat, menggndeng berbagai pihak dari berbagai elemen masyarakat, kelompok masyarakat, organisasi serta institusi yang melaksanakan program percepatan vaksinisasi.

Strategi Kelima, melaksanakan vaksinisasi kepada warga masyarakat tanpa memandang status kependudukan, sepanjang warga masyarakat datang ke lokasi pelaksanaan vaksinisasi tetap dilayani karena untuk mewujudkan herd immunity (kekebalan kelompok) itu tidak bisa tercipta dengan sempurna kalah hanya keberhasilan vaksinisasinya di satu daerah saja.

“Harapan kita, masyarakat benar-benar memiliki kesadaran dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Walaupun sudah divaksin, masyarakat tetap diimbau untuk taat prokes,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here